Vaksin MMR (Mumps, Measles, Rubella)
Dari Wikipedia
Vaksin MMR (Mumps Measles
Rubella) adalah campuran tiga jenis virus yang dilemahkan, yang
disuntikkan
untuk imunisasi melawan campak (measles), gondongan (mumps) dan rubella
(german
measles). Vaksin MMR umumnya diberikan kepada anak usia 1 tahun dengan
booster
diberikan sebelum memasuki usia sekolah (4-5 tahun). Di Amerika
Serikat, vaksin
MMR diijinkan pada tahun 1963 dan boosternya dimulai pada pertengahan
tahun
1990-an. Vaksin MMR digunakan secara luas di seluruh dunia sejak
diperkenalkan
pada awal 1970-an. Vaksin MMR yang tersedia: MMR II dari Merck, Priorix
dari
GlaxoSmithKline, Tresivac dari Serum Institute of India, Trimovax dari
Sanofi Pasteur.
Mumps (parotitis atau gondongan)
Penyakit mumps (parotitis) disebabkan virus mumps yang menyerang
kelenjar air liur di mulut,
dan banyak diderita anak-anak dan orang muda. Semakin tinggi usia
penderita
mumps, gejala yang dirasakan semakin hebat. Kebanyakan orang menderita
penyakit
mumps hanya sekali seumur hidup.
Penyakit measles (campak) disebabkan virus campak. Gejala campak yaitu
demam,
menggigil, serta hidung dan mata berair. Timbul ruam-ruam pada kulit
berupa
bercak dan bintil merah pada kulit muka, leher, dan selaput lendir
mulut. Saat
penyakit campak memuncak, suhu tubuh bisa mencapai 40oC.
Penyakit rubella disebabkan virus rubella. Rubella
mengakibatkan ruam pada kulit
menyerupai campak, radang selaput lendir, dan radang selaput tekak.
Ruam
rubella biasanya hilang dalam waktu 2-3 hari. Gejala rubella berupa
sakit
kepala, kaku pada persendian, dan rasa lemas. Biasanya rubella diderita
setelah
penderita berusia belasan tahun atau dewasa. Bila bayi baru lahir atau
anak
balita terinfeksi rubella, bisa mengakibatkan kebutaan. Bila wanita
hamil
terinfeksi rubella, dapat mempengaruhi pertumbuhan janin. Bayi
umumnya
lahir dengan cacat fisik (buta tuli) dan keterbelakangan mental.